Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) semakin memperluas jejaring internasional dengan melakukan kunjungan strategis ke Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Senin (25/08). Direktur Polinef, Muhammad Nur, S.IP., M.Si., diterima langsung oleh Pimpinan Konsulat Jenderal Jepang, Ohashi Koichi, M.P.A., dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wujud nyata komitmen Polinef untuk membuka pintu kerja sama global dalam bidang pendidikan vokasi.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak berbagi peluang kolaborasi yang saling menguntungkan, termasuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pengembangan riset internasional. Ohashi Koichi mengungkapkan ketertarikannya terhadap Papua Barat dan mengapresiasi langkah Polinef dalam menjalin kemitraan internasional. Ia menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia vokasi yang dapat bersaing di era global.



Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Muhammad Nur, menyampaikan harapannya agar kunjungan ini menjadi jembatan emas bagi lahirnya lulusan yang andal dan siap menghadapi tantangan era industri 4.0, serta mampu mengharumkan nama Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak, di kancah internasional. Sementara itu, Plt. Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama Polinef, Imran, S.T., M.T., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Polinef untuk memperkuat sinergi internasional.
“Kami ingin membuka lebih banyak peluang kolaborasi, terutama dengan lembaga dan institusi pendidikan di Jepang yang dikenal unggul dalam bidang teknologi dan kedisiplinan kerja. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas wawasan dan kompetensi sivitas akademika Polinef, sehingga mampu berdaya saing global,” ujar Imran. Kunjungan ini menegaskan langkah Polinef sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif menjalin kerja sama global demi peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia unggul.



