Fakfak – Masyarakat Kampung Mas, Kawasan Teluk Nusalasi Van Den Bosch, Kabupaten Fakfak, mulai merasakan manfaat penguatan kelembagaan melalui Program Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) yang dilaksanakan melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Fakfak (Polinef). Salah satu manfaat yang dirasakan masyarakat adalah terbentuknya landasan aturan bagi Badan Pengelola Pariwisata Kampung Mas dalam menjalankan pengelolaan potensi wisata secara lebih terarah. Penguatan tersebut dilakukan melalui penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) secara partisipatif dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung, 7–9 Agustus 2026.
Ketua Badan Pengelola Pariwisata Kampung Mas, Abdul Hadis Yorkuran, menilai penyusunan AD/ART memberikan manfaat langsung bagi pengurus dalam memahami batasan, tugas, dan aturan yang perlu diterapkan dalam pengelolaan wisata di kampung. “Dengan adanya AD/ART kami pengurus Badan Pengelola lebih mudah dan lebih tahu dalam menentukan aturan-aturan yang akan diterapkan di masyarakat dalam pengelolaan wisata yang ada di Kampung Mas,” ujar Abdul Hadis. Menurutnya, keberadaan aturan yang disusun bersama menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan organisasi sekaligus mengatur pengelolaan kegiatan pariwisata di tengah masyarakat.



Program TFCCA sendiri diarahkan untuk memperkuat kelembagaan masyarakat melalui pembentukan mekanisme kerja kelompok formal dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan secara partisipatif. Dalam proses penyusunan AD/ART, pengurus dan anggota Badan Pengelola Pariwisata Kampung Mas turut memberikan masukan agar aturan yang dihasilkan sesuai dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat. AD/ART tersebut mencakup sejumlah aspek kelembagaan, antara lain struktur organisasi, pembagian tugas dan fungsi pengurus, mekanisme keanggotaan, pengelolaan keuangan, serta musyawarah dan pengambilan keputusan.
Bagi masyarakat Kampung Mas, penguatan kelembagaan ini menjadi langkah penting agar pengelolaan potensi wisata tidak hanya berjalan berdasarkan aktivitas di lapangan, tetapi memiliki aturan dan pembagian peran yang jelas. Dengan adanya pedoman bersama, Badan Pengelola Pariwisata Kampung Mas diharapkan semakin siap mengembangkan potensi wisata secara tertib, transparan, dan berkelanjutan. Keterlibatan Polinef melalui Program TFCCA sekaligus menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat mengembangkan potensi lokal, khususnya melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan tata kelola pariwisata berbasis masyarakat.
Humas Politeknik Negeri Fakfak
Jl. Imam Bonjol, Air Merah, Kabupaten Fakfak
Email: humas@polinef.id | Instagram: @info.polinef



