Fakfak – Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bersama UMKM Manisan Pala W.W. di Kelurahan Sekban, Kabupaten Fakfak, Senin (31/8). Kegiatan tersebut berfokus pada peningkatan daya saing produk manisan pala melalui penerapan teknologi press hidrolik, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), serta pengembangan desain dan kemasan produk.
UMKM Manisan Pala W.W. merupakan usaha pengolahan pala lokal yang telah berkembang sejak 2005 dan dikelola oleh Nurhayati. Bahan baku manisan pala diperoleh dari petani pala di wilayah Sekban, Torea, dan Tanama. Produk yang dihasilkan berupa manisan pala kering yang menjadi salah satu bentuk pemanfaatan komoditas pala lokal menjadi produk pangan bernilai tambah.
Dalam pelaksanaan kegiatan, dosen Polinef dari berbagai bidang keahlian terlibat secara langsung dalam proses pendampingan. Kolaborasi lintas bidang tersebut mencakup keahlian agroindustri, teknik perawatan dan perbaikan mesin, serta manajemen informatika.
Pada aspek Agroindustri, Maryati, S.Pd., M.Si., selaku ketua kegiatan, memberikan pendampingan terkait penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), higiene dan sanitasi, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penataan proses produksi untuk mendukung pemenuhan prinsip keamanan dan mutu pangan.
Sementara itu, dari bidang Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin (Rusdin, S.T., M.T), tim Polinef menghadirkan alat press hidrolik untuk membantu proses pengepresan daging buah pala. Sebelumnya, proses pengepresan masih dilakukan menggunakan alat sederhana berbahan kayu secara manual.
Penerapan press hidrolik menjadi salah satu bentuk transfer teknologi Polinef kepada pelaku UMKM. Melalui teknologi tersebut, proses pengepresan diharapkan menjadi lebih efektif dengan tekanan yang lebih terkontrol dan seragam sehingga dapat mendukung konsistensi proses produksi.

Tidak hanya dosen, mahasiswa Polinef juga terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan mahasiswa dilakukan melalui pendampingan proses produksi, pengamatan penerapan prosedur kebersihan dan mutu, dukungan dalam penggunaan teknologi, hingga membantu pengembangan kemasan dan dokumentasi kegiatan.
Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran vokasi yang menghubungkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat dan dunia usaha. Mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi memperoleh pengalaman dalam menyelesaikan persoalan teknis dan pengembangan produk di lapangan.
Pada aspek pengembangan kemasan, dosen Manajemen Informatika Polinef, Andi Roy, S.Kom., M.M., memberikan pelatihan desain kemasan menggunakan Canva dan teknologi AI kepada mitra secara intensif, baik secara luring maupun daring. Pendampingan tersebut mencakup pengembangan desain label dan identitas visual produk agar tampil lebih menarik, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pemasaran produk.
Selain desain, tim Polinef bersama mitra juga melakukan pembaruan pada bentuk kemasan. Produk manisan pala yang sebelumnya menggunakan kemasan sederhana dikembangkan menggunakan standing pouch berbahan aluminium foil dengan penyegelan menggunakan heat sealer. Pembaruan tersebut diharapkan dapat memberikan tampilan produk yang lebih profesional sekaligus mendukung perlindungan produk selama penyimpanan dan pemasaran.
Pengembangan kemasan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik visual produk sekaligus mendukung penyampaian informasi kepada konsumen. Legalitas produk yang telah dimiliki UMKM juga diarahkan untuk ditampilkan pada kemasan sehingga keberadaan informasi produk menjadi lebih jelas.
Selain aspek produksi dan kemasan, tim Polinef turut memberikan penguatan pada aspek pemasaran melalui pengenalan pemasaran digital. Mitra diperkenalkan pada pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana memperluas jangkauan pemasaran produk. Mahasiswa turut mendukung proses pengenalan media digital dan pengembangan materi visual untuk kebutuhan promosi.

Ketua tim kegiatan, Maryati, yang memiliki kompetensi di bidang Agroindustri, berperan dalam pendampingan CPPOB dan penguatan manajemen mutu produk. Sementara itu, Rusdin dari bidang Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin berperan dalam aspek penerapan dan pemeliharaan teknologi press hidrolik. Adapun Andi Roy dari bidang Manajemen Informatika mendukung aspek desain kemasan, teknologi informasi, dan pemasaran digital.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan pendekatan multidisiplin Polinef dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan UMKM tidak hanya dipandang dari sisi produksi, tetapi juga dikaitkan dengan teknologi, mutu pangan, kemasan, informasi, dan pemasaran.
Bagi Polinef, kegiatan pengabdian seperti ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus bentuk kontribusi pendidikan vokasi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. Kompetensi dosen dan mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara langsung sesuai kebutuhan mitra.

Melalui pendampingan UMKM Manisan Pala W.W., Polinef turut mendorong pemanfaatan pala lokal Fakfak (Myristica argentea Warb.) agar tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi juga dikembangkan menjadi produk olahan dengan nilai tambah dan daya saing yang lebih baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung tantangan pengembangan UMKM pangan di daerah, serta menjadi wadah bagi dosen untuk menerapkan kompetensi akademik dan profesional dalam memberikan solusi berbasis teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Dengan sinergi antara dosen, mahasiswa, dan pelaku UMKM, Polinef berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang aplikatif dan mendukung pengembangan produk unggulan daerah, khususnya melalui pemanfaatan potensi komoditas lokal Kabupaten Fakfak.
Sumber/ Kontributor: Maryati, S.Pd., M.Si.
Humas Politeknik Negeri Fakfak
Jl. Imam Bonjol, Air Merah, Kabupaten Fakfak
Email: humas@polinef.id | Instagram: @info.polinef



