
Fakfak – Politeknik Negeri Fakfak menyambut secara resmi pelantikan Muhammad Nur sebagai Direktur baru periode 2025-2029, Rabu (02/07). Pelantikan yang berlangsung di Graha Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta ini juga diikuti dengan pengukuhan tujuh pejabat fungsional di lingkungan Kemdiktisaintek. Prosesi tersebut menandai tonggak penting bagi penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Politeknik Negeri Fakfak khususnya, serta di seluruh ekosistem pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.Dari laman Website Kemendiktisaintek, dalam sambutannya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T, M.Eng., Ph.D., menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah besar untuk mengarahkan dan menciptakan perubahan positif di lembaga masing-masing.
Menteri Brian berharap Direktur Politeknik Negeri Fakfak yang baru dapat membawa komitmen tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan sains dan teknologi, serta pendidikan vokasi yang berdampak nyata bagi masyarakat Papua Barat.“Saya berharap Politeknik Negeri Fakfak dapat semakin maju dengan menjalin kolaborasi erat bersama masyarakat dan dunia industri di sekitarnya. Hal ini menjadi kunci penting dalam mendukung agenda hilirisasi riset dan relevansi akademik dengan kebutuhan industri,” ungkap Menteri Brian.


Pergantian kepemimpinan ini dilaksanakan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memorandum akhir jabatan, mencerminkan proses transisi yang tertib dan akuntabel.Muhammad Nur menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat visi misi Politeknik Negeri Fakfak sebagai lembaga vokasi unggulan di Papua Barat yang berorientasi pada pengembangan SDM terampil dan inovatif.
“Saya menyambut amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Politeknik Negeri Fakfak akan terus berinovasi dan bersinergi dengan masyarakat serta dunia industri untuk menyukseskan agenda pembangunan berkelanjutan di Papua Barat. Kami akan membuka jurusan-jurusan baru sesuai potensi daerah, seperti teknologi pertambangan dan agribisnis, guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berdaya saing,” ujar Direktur Muhammad Nur.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Menteri Fauzan, Bupati Fakfak Samaun Dahlan, serta pejabat tinggi madya dan pratama Kemdiktisaintek. Kehadiran mereka menegaskan dukungan lintas sektor yang solid demi transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang adaptif serta bermanfaat bagi masyarakat luas. Politeknik Negeri Fakfak percaya bahwa di bawah pimpinan Muhammad Nur, institusi ini akan terus berkembang, menjadi pusat pengembangan pendidikan vokasi yang mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Sumber: Beragam sumber



