Politeknik Negeri Fakfak Lakukan Benchmarking ke Politeknik Industri Logam Morowali, Perkuat Kerja Sama Tri Dharma

Politeknik Negeri Fakfak Lakukan Benchmarking ke Politeknik Industri Logam Morowali, Perkuat Kerja Sama Tri Dharma

Direktur Politeknik Negeri Fakfak (Polinef), Muhammad Nur, S.IP., M.Si didampingi oleh Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama Polinef, Imran, S.T., M.T melakukan kunjungan benchmarking ke Politeknik Industri Logam Morowali (PILM), Kamis (28/08). Kunjungan ini diterima langsung oleh Direktur PILM, bertujuan untuk mempelajari dan bertukar pengalaman dalam pengembangan kelembagaan serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kedua institusi membahas empat bidang utama kerja sama yang menjadi fokus pengembangan, yakni: pengelolaan kelembagaan, pengembangan kurikulum, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor industri logam.

Kunjungan ini sejalan dengan upaya Politeknik Negeri Fakfak untuk memperkuat kapabilitas dan kualitas pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri serta tantangan pembangunan di Papua Barat.Melalui benchmarking dengan Politeknik Industri Logam Morowali yang memiliki pengalaman dan keunggulan di bidang industri logam, Polinef berharap dapat meningkatkan mutu dan daya saing lulusan.

 

Politeknik Negeri Fakfak Lakukan Benchmarking ke Politeknik Industri Logam Morowali, Perkuat Kerja Sama Tri Dharma
Politeknik Negeri Fakfak Lakukan Benchmarking ke Politeknik Industri Logam Morowali, Perkuat Kerja Sama Tri Dharma

 

Direktur Politeknik Industri Logam Morowali menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama strategis yang bermanfaat bagi kemajuan kedua institusi serta mendukung penguatan Tridharma Perguruan Tinggi.Muhammad Nur menegaskan, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring, berbagi inovasi, serta mewujudkan sinergi yang dapat mendorong kemajuan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di kedua politeknik. “Kami berkomitmen mengembangkan pendidikan vokasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri di tanah Papua,” ujarnya.

Sementara itu Imran, S.T., M.T.,Plt. Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama Politeknik Negeri Fakfak menyampaikan,” Kami percaya bahwa kolaborasi dan benchmarking adalah kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi. Kolaborasi dan benchmarking jadi kunci kemajuan. Dengan belajar dari pengalaman institusi lain yang sudah maju, kita bisa mempercepat proses adaptasi, inovasi, dan pengembangan kapasitas agar mampu bersaing di dunia industri dan memenuhi kebutuhan masyarakat.”Kegiatan benchmarking ini menandai langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antar politeknik guna mencetak sumber daya manusia yang handal dan siap kerja di sektor industri logam serta pengembangan teknologi yang berkelanjutan.