Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring

Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring

Fakfak – Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) berhasil meloloskan satu judul Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program tersebut kemudian mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gabungan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, 24 Agustus 2026.

Monev gabungan tersebut merupakan salah satu tahapan dalam pelaksanaan program PkM yang bertujuan untuk memantau perkembangan kegiatan, mengevaluasi capaian pelaksanaan, serta memastikan program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pelaksanaan monev juga menjadi ruang bagi tim pelaksana untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus mendiskusikan berbagai hal yang ditemui selama proses pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, tim PkM Politeknik Negeri Fakfak mengikuti rangkaian evaluasi bersama tim pelaksana dari berbagai perguruan tinggi penerima program PkM Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan secara daring memungkinkan proses monitoring tetap berjalan dengan melibatkan tim pelaksana dan pihak penyelenggara tanpa menghambat tahapan program yang sedang berlangsung.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Fakfak sekaligus Dosen Program Studi Agroindustri, Arga Ramadhana, Ph.D., menegaskan bahwa pelaksanaan monev tidak semata-mata diarahkan untuk mencari kekurangan atau kesalahan dalam pelaksanaan program. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang evaluasi bersama untuk membangun komunikasi antara pelaksana program dengan penyelenggara.

“Kegiatan ini bukan sekadar mencari kesalahan tim pelaksana, tetapi juga sebagai tempat sharing dan mencari solusi jika pelaksana memiliki kendala,” ujar Arga Ramadhana, Ph.D.

Menurut Arga, proses monitoring dan evaluasi memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan program dapat berjalan secara terarah. Melalui forum tersebut, tim pelaksana dapat memperoleh masukan, menyampaikan perkembangan kegiatan, serta mendiskusikan kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan program. Dengan demikian, monev diharapkan tidak hanya menjadi tahapan administratif, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan PkM.

Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring
Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring

 

Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring
Polinef Loloskan Satu Judul PkM 2026, Ikuti Monev Gabungan DPPM Secara Daring

 

Program PkM Politeknik Negeri Fakfak tahun ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai Arga Ramadhana, Ph.D., dengan anggota Andi Fitrah Suloi dan Muh. Fachrudin. Program tersebut juga melibatkan Rizky La Ananila sebagai mahasiswa Polinef. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan PkM diharapkan dapat memperkuat penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendukung kegiatan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung serta berkontribusi dalam proses penyelesaian persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Keberhasilan Politeknik Negeri Fakfak meloloskan satu judul PkM melalui program yang diselenggarakan DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga menjadi bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program yang memperoleh pendanaan dan kesempatan untuk mengikuti tahapan monev tersebut menunjukkan adanya ruang bagi sivitas akademika Polinef untuk mengembangkan gagasan yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi perguruan tinggi vokasi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan PkM diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghasilkan pendekatan, solusi, atau inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sasaran.

Pelaksanaan monev gabungan juga menjadi momentum bagi tim PkM Polinef untuk melakukan refleksi terhadap proses yang telah berjalan. Berbagai capaian dan kendala yang ditemukan selama pelaksanaan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya. Masukan dari proses monitoring diharapkan dapat membantu tim dalam menyempurnakan pelaksanaan kegiatan hingga program selesai.

Keikutsertaan Politeknik Negeri Fakfak dalam PkM Tahun Anggaran 2026 sekaligus memperkuat komitmen institusi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan yang aplikatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, Polinef terus mendorong agar pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki sivitas akademika dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

 

 

 

 

Humas Politeknik Negeri Fakfak

 Jl. Imam Bonjol, Air Merah, Kabupaten Fakfak

 Email: humas@polinef.id | Instagram: @info.polinef